Diduga Terlibat Perselingkuhan, Oknum Pegawai RS Siti Aisyah Dilaporkan ke Manajemen

Lubuklinggau, OkeSumatera – Dugaan pelanggaran etika yang melibatkan salah seorang pegawai di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau menjadi perhatian publik. Oknum berinisial RR yang bertugas di bagian administrasi BPJS disebut-sebut dilaporkan ke pihak manajemen rumah sakit terkait dugaan hubungan pribadi dengan seorang pria yang masih berstatus suami orang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, persoalan tersebut sempat memicu keributan antara pihak-pihak yang terlibat hingga terjadi pertengkaran di lingkungan gedung manajemen rumah sakit. Merasa dirugikan, salah satu pihak kemudian menyampaikan laporan resmi kepada manajemen RS Siti Aisyah agar persoalan tersebut ditindaklanjuti.

Dalam laporannya, pelapor meminta pihak rumah sakit mengambil langkah tegas terhadap oknum yang bersangkutan. Pelapor menilai dugaan perbuatan tersebut dapat mencoreng citra dan kredibilitas institusi pelayanan kesehatan serta diduga bertentangan dengan ketentuan disiplin dan etika aparatur yang berlaku.

Saat dikonfirmasi pada Kamis (11/6), Humas RS Siti Aisyah, Yasir, menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diketahui pihak manajemen dan sudah mendapat perhatian dari Direktur RS Siti Aisyah.

“Permasalahan ini sudah disikapi langsung oleh Direktur rumah sakit,” ujar Yasir.

Ia menjelaskan, pihak pelapor juga diminta melengkapi dokumen dan bukti pendukung agar laporan tersebut dapat diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pelapor diminta melengkapi laporan beserta bukti-bukti yang diperlukan untuk kemudian diajukan ke BKPSDM guna proses lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, pemerhati masyarakat Heru Kurniawan, S.P., menilai setiap laporan yang masuk harus ditangani secara profesional dan transparan. Menurutnya, apabila terbukti terjadi pelanggaran, pihak terkait perlu memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan sampai persoalan seperti ini berlarut-larut. Jika memang terbukti melanggar, harus ada tindakan tegas agar menjadi pelajaran bagi yang lain dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor terkait dugaan yang disampaikan tersebut. Pihak rumah sakit juga masih menunggu kelengkapan bukti untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai prosedur yang berlaku. (Jon)

Redaksi : OkeSumatera.com

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *