Tim Ekspedisi Patriot ITB Gelar FGD di Muara Kuang: Rumuskan Rekomendasi untuk Evaluasi Kawasan Transmigrasi

Muara Kuang, okesumatera.com – 30 Oktober 2025 — Tim Ekspedisi Patriot dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Rekomendasi untuk Evaluasi Kawasan Transmigrasi” di Balai Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun informasi dan masukan terkait kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur di kawasan transmigrasi, khususnya Desa Tanabang.

FGD ini menjadi forum bagi masyarakat, perangkat pemerintah, dan akademisi untuk berdiskusi mengenai berbagai permasalahan serta potensi kawasan transmigrasi. Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Ekspedisi Patriot ITB, Dr. Ir. Tien Lastini, S.Hut., M.Si, bersama M. Dira Arianza, SKM., M.Si, selaku Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Muara Kuang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Acara dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ogan Ilir, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muara Kuang, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro, perangkat kecamatan, serta sejumlah warga dari kawasan transmigrasi SP1 dan SP2.

Beberapa narasumber turut memberikan pemaparan, di antaranya M. Dira Arianza dari Kecamatan Muara Kuang, Rahmat Saleh, SP dari BPP Muara Kuang, dan Erwin Sani, S.Sos selaku Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ogan Ilir.

Dalam sesi diskusi, warga SP1 Lorong 7, Pak Eko, mengungkapkan persoalan batas wilayah antar-unit transmigrasi serta masih banyaknya warga yang belum memperoleh sertifikat tanah. Menanggapi hal ini, Rahmat Saleh menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian di 13 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Muara Kuang melalui bantuan traktor, benih padi, dan pencetakan sawah baru.

Sementara itu, Erwin Sani menyampaikan bahwa wilayah transmigrasi Tanabang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Saat ini, tim khusus tengah dibentuk untuk menyelesaikan masalah batas wilayah antara SP1 dan SP2 di Tanabang Ulu dan Tanabang Ilir.

Di akhir kegiatan, Tim Ekspedisi Patriot ITB menegaskan bahwa hasil FGD akan dijadikan dasar penyusunan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah guna memperbaiki tata kelola dan pengembangan kawasan transmigrasi di Muara Kuang. (Tomi)

Editor : Redaksi

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *