Rejang Lebong, OkeSumatera.com — Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong semakin gencar mempromosikan potensi wisata alam unggulan, salah satunya Danau Bermanei atau yang populer disebut Danau Taker (Talang Kering) di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara. Terletak hanya sekitar dua kilometer dari pusat Kota Curup, danau ini punya pesona alam yang memukau dengan latar Bukit Barisan dan air jernih yang menenangkan.
Pengelola setempat, Hendri Jago Sapala, menjelaskan bahwa fasilitas pendukung wisata sudah mulai dirancang agar kenyamanan pengunjung maksimal. Beberapa yang sudah tersedia antara lain warung kuliner lokal, angkringan, serta wahana air seperti bebek-bebekan, kano, dan perahu dayung.
“Kami telah menyelenggarakan beragam event, mulai lomba perahu kano hingga gerak jalan santai di kawasan Danau Taker. Semua ini untuk mendukung cita-cita Bupati agar Rejang Lebong menjadi kabupaten wisata,” ujar Hendri.
Selain wahana air, area sekitar danau juga ditata dengan spot-spot foto menarik, ruang terbuka hijau, dan area piknik yang cocok untuk kegiatan keluarga dan komunitas.
Bupati Rejang Lebong, H.M. Fikri Thobari, menekankan bahwa Danau Taker menjadi salah satu destinasi unggulan prioritas di kabupaten ini. Dalam berbagai forum tingkat provinsi maupun nasional, Bupati kerap mengangkat potensi 99 destinasi wisata di Rejang Lebong, termasuk Danau Bermanei.
Untuk mewujudkan visi “kabupaten wisata”, Fikri mengajak sinergi antar pemangku kepentingan — mulai pengelola wisata, dinas terkait, asosiasi pariwisata, hotel, pelaku UMKM, agen perjalanan, hingga Kementerian Pariwisata. Ia menyebut dukungan sejawat sudah diperoleh dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Luh, yang menyambut positif pengembangan kawasan ini.
Kedepannya, Fikri juga mengaitkan langkah strategis pengembangan wisata dengan proyek infrastruktur besar, seperti jalan tol Prabumulih–Bengkulu, yang diharapkan memperlancar akses menuju Rejang Lebong.
Tidak hanya itu, pada 2026 akan mulai dibangun SMA Unggul Garuda di eks Balai Diklat BKPSDM, Desa Mojorejo, yang lokasinya dekat Danau Mas dan Bukit Kaba. Ditargetkan pada 2027 sekolah tersebut sudah menerima siswa baru, dengan harapan turut mendongkrak kunjungan wisatawan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dengan keindahan alam dan potensi edukatif, Bupati Fikri berharap Danau Bermanei tak sekadar jadi ikon wisata, tetapi juga ruang edukasi dan pemberdayaan ekonomi kreatif yang menyadarkan pentingnya pelestarian alam dan sumber air. (**)
Editor : Redaksi










